Melansir dari science.org, Minggu (24/5/2026), para ilmuwan menemukan bahwa fusi permanen ini dimungkinkan karena sistem kekebalan tubuh betina yang dimodifikasi.
Ia kehilangan sebagian kemampuan respon imun terhadap jantan, sehingga tubuhnya tidak menolak tamu tersebut. Fenomena ini merupakan salah satu contoh langka natural parabiosis di alam.
Baca Juga: Pengumuman UTBK SNBT 2026 di Semua PTN Indonesia, Berikut Jadwal dan Akses Link Resminya
Tidak semua spesies anglerfish melakukan parasitisme permanen. Beberapa hanya menempel sementara untuk kawin, sementara yang lain sepenuhnya bergantung pada strategi ini.
Penelitian terbaru, termasuk dari Yale University (2024), terus mengungkap bagaimana strategi reproduksi unik ini berkontribusi pada diversifikasi evolusi anglerfish di seluruh samudra dunia.
