‘’Pengembangan ikan koi dijadikan sebagai hiburan, bisnis dan ajang promosi ikan koi di Sulawesi Tenggara. Saya sendiri berasal dari Moramo, Konawe Selatan dan setiap event saya selalu hadir,’’ tutur Usep.
Panitia penyelenggara, Herman mengatakan, tujuan dari pembentukan KKL untuk meningkatkan gairah pecinta koi agar mengembangkan dan menjadikannya sebagai ladang bisnis.
‘’Anggota dari KKL sudah mencapai 380 orang dan kita menargetkan lebih banyak lagi yang bergabung agar pasaran koi di Sulawesi Tenggara dapat meningkat sehingga bernilai ekonomis,’’ jelas Herman. (B)
Penulis: Febry Jahra Lestiani
Editor: Kardin
