“Senangkanlah aku dengan bersegera membantu orang-orang yang lemah, kalian diberikan rezeki dan ditolong karena orang-orang lemah.” [HR. Ahmad, Abu Daud dan At-Tirmidzi dari Abu Ad-Darda radhiyallahu’anhu, As-Shahihah: 779].

Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata:

“Sungguh orang-orang yang lemah adalah sebab kemenangan dan rezeki, yaitu apabila seseorang berbelas kasih, berlemah lembut dan memberikan harta yang Allah ‘aaza wa jalla berikan kepadanya, maka itu adalah sebab kemenangan dari musuh dan sebab mendapat rezeki.” [Syarhu Riyadhis Shaalihin, 3/113].

2. Orang yang membantu penuntut ilmu, di akhirat kelak akan menuai pahala yang besar, karena membantu orang yang beribadah pahalanya sama dengan orang yang beribadah tersebut.

Ibadah menuntut ilmu termasuk ibadah terbesar, belum lagi apabila penuntut ilmu tersebut mengamalkan ilmunya dan mengajarkannya, maka orang yang membantunya mendapat pahala yang semisal.