Dengan ketenangan yang khas, Umar menoleh dan berkata kepada mereka, “Tidak ada kebaikan pada kalian jika kalian tidak mengatakannya, dan tidak ada kebaikan pada kami jika kami tidak mendengarnya.”
Baca Juga: Ini 5 Nasihat Jibril untuk Umat Nabi Muhammad SAW
Perkataan ini menyiratkan bahwa bagi seorang pemimpin, nasihat dan kritik dari rakyatnya adalah suatu hal yang harus diterima dengan lapang dada, bukan dianggap sebagai penghinaan.
Dalam kisah lain, Umar berdiri di mimbar untuk menyampaikan khutbah kepada umat. “Wahai manusia! Dengarlah dan taatilah!” serunya, memulai pidatonya. Namun, tak lama setelah ia mulai berbicara, seseorang dari kerumunan menyela dengan tegas, “Kami tidak mau mendengar dan taat, wahai Umar!”
Suasana tegang sejenak. Umar yang biasanya disegani karena ketegasan dan kekuatan kepemimpinannya, tidak menunjukkan tanda-tanda tersinggung. Dengan tenang, ia bertanya, “Mengapa, wahai Abdullah?”
