BUTON SELATAN, TELISIK.ID – Seorang wanita asal Klaten, Jawa Tengah, yang merupakan mantan istri dari oknum TNI di Buton Selatan, berjuang untuk mendapatkan kembali hak asuh atas kedua anaknya.
Upaya ini dilakukan setelah ia mengetahui bahwa sang anak kerap mengalami pelecehan dan bullying di lingkungan pergaulannya.
PS (37), seorang wanita kepala rumah tangga, telah resmi bercerai dengan mantan suaminya, oknum TNI di Buton Selatan, pada 1 Agustus 2024 lalu. Setelah perceraian tersebut, ia menginginkan hak asuh anak-anaknya dikembalikan kepadanya.
Keinginan tersebut muncul setelah pertemuannya dengan sang anak, SF (10), pada 25 Oktober 2024, dalam mediasi pertama. SF mengungkapkan bahwa ia sering dibuli dan bahkan mengalami pelecehan oleh teman-temannya di sekolah.
"Dia dibuli dan pernah dilecehkan oleh teman-temannya dengan memegang area yang tidak boleh disentuh," ungkap PS saat ditemui di Rumah Perlindungan Perempuan PPA Buton Selatan, Jumat (13/12/2024).
