Di sisi lain, SF mengaku bahwa dirinya tidak diizinkan untuk berkomunikasi dengan ibunya dalam bentuk apapun. Ia sering diancam oleh ayahnya jika nekat mencoba menghubungi ibunya.

"Saya bosan di rumah tanpa ibu. Sekarang saya lebih sering di rumah nenek," kata SF.

Dampak dari perceraian, SF menjadi anak yang cenderung murung dan pendiam. Ironisnya, ia malah sering menjadi korban bullying dan pemalakan dari teman-temannya.

"Mereka suka ejek saya karena tidak ada mama, bahkan mereka minta uang saya," ujar SF.

Baca Juga: Cegah Bullying, Kekerasan Seksual dan Narkoba di Kalangan Pelajar, Polisi Blusukan di SMPN 39 Buton