"Semakin banyak berinteraksi dengan agama Allah maka akan semakin mendekatkan pada kekhusyukan," jelasnya saat dihubungi Telisik.id, Jumat (7/5/2021).
Untuk dapat meraih itu, lanjutnya, seorang muslim perlu memperbanyak berzikir, membaca Al-Qur'an, dan rutin mengikuti pengajian, serta amal baik lainnya. Muslim melakukan itu, tentu akan lebih khusyuk dari orang yang sibuk dengan dagangannya (dunia) saja.
Khusyuk, tidak hanya menjadikan seseorang ringan untuk melaksanakan salat. Melainkan ringan melakukan amal baik, amal sosial, serta ringan melakukan kebajikan.
Kita perlu berusaha untuk khusyuk. Termasuk dalam memperbanyak melakukan amal baik, amal sosial, dan kebaikan sebanyak-banyaknya, setulus-tulusnya. Hal ini karena dilandasi keyakinan bahwa seluruh amal akan menjadi bekal ketika menghadap Allah SWT.
"Seperti halnya jika kita menginginkan secangkir kopi manis, maka tentu harus lebih banyak gulanya dari kopinya. Wallahu a'lam," tutup Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhamadiyah Sulawesi Tenggara tersebut.
