“Awalnya saya hanya curhat, tapi dia (Firmansyah, red) malah menyarankan untuk mencelakai mertua,” kata Novi dalam konferensi pers setelah penangkapan.

Novi sempat meminta bantuan Firmansyah untuk mencari seorang dukun guna menyantet mertuanya, namun rencana tersebut tidak terlaksana.

Sebagai alternatif, Firmansyah akhirnya sepakat untuk melakukan pembunuhan dengan imbalan uang sebesar Rp 75 juta dan uang bulanan sebesar Rp 4 juta selama tiga tahun.

Menurut pengakuan Novi, pada hari kejadian, ia bertemu dengan Firmansyah di depan ATM BRI area Anduonohu untuk merencanakan aksi tersebut. Setelah itu, Novi menjemput Mirna dan mengajaknya berbelanja di Indogrosir Kendari.

Setelah berbelanja, mereka menuju Bundaran Citraland, di mana Firmansyah menunggu di sana untuk melaksanakan eksekusi pembunuhan.