JAKARTA, TELISIK.ID - Nabi Muhammad SAW merupakan sosok mulia yang menjadi teladan bagi umat Islam di seluruh dunia. Sebagai nabi dan rasul terakhir, mengemban tugas berat untuk menyampaikan wahyu Allah SWT kepada umat manusia.

Perjalanan hidupnya, mulai dari kelahiran hingga hijrah ke Madinah, dipenuhi dengan tantangan besar yang menjadikan kisahnya inspiratif.

Nabi Muhammad SAW lahir di kota Mekkah pada tanggal 12 Rabiul Awwal, sekitar tahun 570 Masehi. Sebelum dilahirkan, ia sudah menjadi yatim karena ayahnya, Abdullah, meninggal dunia saat ia masih dalam kandungan.

Saat usianya baru enam tahun, ibunya, Aminah, juga meninggal dunia, menjadikan beliau seorang yatim piatu. Nabi kemudian diasuh oleh kakeknya, Abdul Muthalib, dan pamannya, Abu Thalib.

Di usia delapan tahun, Muhammad SAW mulai membantu pamannya menggembala kambing untuk meringankan beban keluarga. Pengalamannya sebagai penggembala ini membentuk karakternya yang sabar dan gigih. Selain itu, beliau sering merenung di padang luas, memperhatikan alam dan kebesaran Allah.