Ketika sang raja merasa usianya semakin tua, ia pun menyampaikan kepada rakyatnya bahwa dirinya mencari seseorang yang sanggup menggantikan kepemimpinan. Namun, tidak sembarang orang bisa menjadi raja.
Ia harus sanggup menjalankan amanah, bertanggung jawab, dan termasuk dalam golongan orang yang bertakwa kepada Allah SWT.
Di tengah kerumunan rakyat yang diam, berdirilah seorang pemuda bernama Basyar. Ia mengangkat tangan kanannya dan berkata bahwa dirinya sanggup memikul amanah tersebut.
Meski sang raja bertanya berkali-kali, tidak ada jawaban lain selain dari Basyar yang bersikukuh dengan keputusannya. Hal itu menjadi awal mula pengangkatan dirinya sebagai raja.
