Prof. Buyung Sarita menilai penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi indikator penting bahwa BUMD, khususnya BPR, mampu beradaptasi di tengah perubahan kebijakan fiskal nasional.

“Penguatan BUMD tidak bisa dilepaskan dari kebijakan transfer kas daerah. Ketika ruang fiskal berubah, maka institusi seperti BPR harus semakin adaptif, inovatif, dan tetap menjaga tata kelola yang sehat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa peran BPR sangat strategis dalam mendorong ekonomi daerah, terutama jika didukung kebijakan yang memberi ruang optimal bagi bank daerah dalam mengelola dana publik.

Sementara itu, Direktur Utama BPR Bahteramas Kendari, Suryaningsih, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran perusahaan dalam menjaga kinerja dan kepercayaan publik.

“Predikat sangat baik ini adalah buah dari konsistensi kami dalam memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan pelayanan, serta menjaga kepercayaan masyarakat sebagai nasabah,” kata Suryaningsih.