Kinerja likuiditas BPR Bahteramas Kendari juga berada pada posisi kuat. Rasio kas (cash ratio) tercatat 37 persen, mencerminkan kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendek serta menjaga stabilitas arus kas secara berkelanjutan.
“Pertumbuhan kami tidak semata mengejar angka, tetapi keberlanjutan. Laba yang meningkat bukan hanya untuk pemegang saham, tapi juga memberi manfaat bagi karyawan melalui insentif tahunan atas kontribusi terhadap kinerja perusahaan,” tambah Suryaningsih.
Di tengah ketatnya persaingan sektor keuangan, BPR Bahteramas Kendari tetap mempertahankan fungsi sosialnya sebagai lembaga keuangan daerah.
Melalui kegiatan pasar murah di sejumlah kecamatan di Kota Kendari, bank ini berupaya membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Selain itu, produk unggulan seperti kredit Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) menjadi salah satu pilar utama pendapatan. Program ini menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan risiko kredit yang relatif rendah dan profitabilitas stabil bagi bank.
