Berdasarkan keterangan korban, Hasriani, pada pukul 5 subuh ia bangun untuk memasak nasi. Ia kemudian mendengar ada bunyi ledakan dan melihat titik api yang langsung merembet di atas atap kios. Ia membangunkan dua orang anaknya kemudian berusaha untuk menyelamatkan diri.
Barang-barang jualan tak bisa diselamatkan karena ia memilih menyelamatkan terlebih dahulu kedua anaknya, sementara api terus membesar.
Baca Juga: Kebakaran Rumah Kost Nyaris Menelan Korban di Kendari
"Untuk kerugian ditaksir ratusan juta rupiah, karena barang jualan semua hangus terbakar seperti sembako, mesin cuci dan kompor gas. Uang yang terbakar sekitar Rp 30 juta," ujarnya.
Beruntung pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berhasil padamkan api, namun kondisi 3 unit bangunan dan segala perabotannya sudah ludes terbakar.
