Sementara itu anak pemilik kios, Arif, mengaku bahwa setiap pukul 22.00 ibunya menutup kios sembako miliknya dan mengunci kios tersebut dari luar, lalu pulang ke rumah.
Jadi setiap pagi orang tuanya baru datang kembali ke kios untuk berjualan. Ia pun baru mengetahui kios ibunya terbakar karena mendengar orang berteriak kebakaran. Mereka tinggal tidak jauh dari kios tersebut.
Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 20 juta, karena tak satu pun barang yang dapat disematkan, dan sampai saat ini penyebab kebakaran belum diketahui. (A)
Penulis: Thamrin Dalby
Editor: Haerani Hambali
