Ratusan PMI ini rencananya berangkat ke Kamboja dengan menumpangi maskapai salah satu penerbangan yang ada di Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA) yang berada di Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara.
"Beruntung, mereka bisa kami amankan dan kami selamatkan. Karena jika mereka jadi berangkat ke Kamboja, belum tentu mereka akan diberikan pekerjaan sesuai yang mereka inginkan," tuturnya.
Diakui jenderal bintang dua ini, semua PMI yang diamankan di bawah naungan perusahaan swasta bernama EMB yang berkantor di Jakarta.
"Perusahaan itu bergerak di bidang konsultan, bukan terkait ketenagakerjaan. Kami pastikan perusahaan ini tidak terdaftar Ketenagakerjaan dan tidak punya izin mempekerjakan tenaga kerja ke luar negeri. Jadi, kasus ini masih kami kembangkan," terangnya.
Adapun 210 PMI itu berasal dari beberapa daerah di Indonesia. Diantaranya 100 orang dari DKI, 28 dari Sumatera Utara, 24 dari Jawa Barat, 24 dari Kalimantan Barat, 20 dari Lampung, 6 dari Jawa Tengah dan dari daerah lainnya.
