MUNA, TELISIK.ID – Agus (32), adalah satu dari beberapa pemulung yang harus menyambung hidup dengan mencari barang bekas di sekitar wilayah Kota Raha, Kabupaten Muna.

Agus tinggal di salah satu kebun milik orang lain yang ada di Kelurahan Watonea, Kecamatan Katobu, bersama tiga orang anak yang masih bersekolah di tingkat SD dan SMP.

Kehidupan mereka sehari-hari hanya digantungkan pada mata pencaharian Agus yang bekerja sebagai pemulung barang rongsokan yang ada di Kota Raha, karena istrinya hanya bekerja sebagai ibu rumah tangga saja.

“Saya tiap harinya memutari wilayah Kota Raha dan pekerjaan ini sudah enam tahun saya jalani, kalau penghasilan ya, Rp 50 Ribu sampai Rp 80 Ribu per hari tergantung banyak atau tidaknya barang bekas yang saya dapat,” kata Agus, Kamis (6/8/2020).

Ia juga menuturkan, merasa terbebani dengan biaya kebutuhan hidup sehari-harinya, apa lagi anak-anaknya semua bersekolah dan itu juga makan biaya yang tidak sedikit.