“Alhamdulillah saya tetap dilayani baik, tidak ada diskriminasi. Perawat dan dokter ramah. Saya juga jadi belajar untuk jaga kesehatan,” tuturnya.
Kisah Anggun menjadi pengingat bagi banyak mahasiswa perantau. Terkadang kesibukan kuliah membuat urusan iuran JKN terabaikan. Padahal, saat sakit datang mendadak, perlindungan kesehatan menjadi hal yang sangat penting.
“Pelajaran paling besar buat saya adalah jangan menunda. Bayar iuran tepat waktu bukan cuma untuk diri sendiri, tapi juga menjaga keberlangsungan program kesehatan nasional,” tutup Anggun. (Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Kardin
