Nofi pun mendapatkan beragam reaksi dari sanak keluarga hingga rekan kerja. Namun, keputusan Nofi telah bulat, ia ingin keluar dari pekerjaannya kala itu. Niatan Nofi itu lantas terkabul usai bertukar pikiran dengan banyak orang. Nofi lantas memilih untuk kembali ke kampung halaman di Purbalingga saat ia mendapatkan banyak dukungan untuk melangkah di jalan berbeda.
Pada saat itu, Nofi telah memulai untuk bergerak ke arah bisnis. Ia merintis untuk menjadi penjual barang secara online. Ia mengakui, pendapatannya pada saat itu cukup untuk membantu keuangan orang tua. Pengalaman itu yang lantas menjadi bekal bagi Nofi untuk berbagi ilmu kepada anak-anak di sekitar kediamannya.
"Jadi aku berbagi ilmu itu berbekal dari pengalamanku yang dulu. Aku sejak mahasiswa itu punya pekerjaan sampingan jualan online dan lumayan sih dari situ. Dan sempat membangun tim. Jadi dari situ lumayan bisa membantu orang tua dan sebagainya," katanya seperti di lansir dari merdeka.com.
Meski tak mudah dan berliku, namun semua proses akan mendapatkan hasil yang nyata. Terbukti dari Nofi yang rela resign dari pekerjaannya sebagai ASN dan terjun bebas pada dunia bisnis.
Dari semua perjuangan Nofi, perlahan ia pun mulai menuai hasilnya. Kesuksesan masih berada di tangan Nofi dan siapa saja yang mau berusaha.
