Awalnya sang ibu tidak merestui kehendak Yogi masuk Islam, namun melihat kesungguhannya tersebut, Heriyanti kemudian ikhlas akan keputusan Yogi. Sejak kelas 1 SD ia sering mengikuti teman sekolahnya yang beragama Islam.

Baca Juga: Putuskan Mualaf Setelah Sempat Benci Islam dan Jebak Muslim dengan Makanan Haram

Bahkan, setiap mata pelajaran agama Islam ia akan meminta idzin pada guru kelas untuk mengikuti pelajaran tersebut walaupun duduk di bangku paling belakang. Ia begitu antusias mengikuti pelajaran agama Islam.

Yogi di sekolah tidak pernah mau mengikuti pelajaran agamanya dan justru mengikuti kelas agama Islam.

Dikutip dari bangka.tibunnews.com, Yogi diresmikan beragama Islam atau menjadi mualaf pada 5 Oktober 2017 oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Delta Pawan, M Syafi’ie di Kantor KUA tersebut. (C)