"Kadang saya menangis, tapi kita mau apa kalau pemerintah sudah bicara begitu tetap kita ikuti. Pemerintah juga melakukan itu untuk melindungi kita dari virus Corona," tambahnya.

Tajudin juga mengatakan, telah menunggu selama 12 tahun untuk mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji.

Setelah rencananya gagal untuk berhaji pada tahun lalu, Tajudin mulai kembali mengumpulkan uang untuk melunasi dana haji yang telah terpakai untuk berobat. Sukurnya, Tajudin dibantu oleh sanak saudara untuk melunasi dana haji.

"Total 14 juta di penyetoran ke dua ini, dan saat didengar, kakak ipar saya dibantumi saya," tukasnya.

Namun sayang usaha Tajudin untuk berhaji tahun ini kembali terhambat setelah Kementerian Agama telah mengeluarkan pernyataan bahwa haji tahun 2020 ditiadakan, imbas dari pandemi COVID-19.