"Om Dedi itu seperti kakak bagi kami semua. Dia selalu siap membantu, baik itu dalam hal pekerjaan maupun masalah pribadi. Kehilangan beliau sangat terasa," ujar Fikrian saat ditemui Rabu (7/5/2025).

Kehilangan Dedi meninggalkan luka mendalam bagi banyak orang. Namun, kenangan akan kebaikan dan ketulusan hatinya akan selalu hidup dalam ingatan mereka.

Baca Juga: Irigasi Rusak Parah, Ratusan Hektare Sawah di Kolaka Utara Terbengkalai

Dedi Wahyudin mungkin telah tiada, tetapi warisan kebaikannya akan terus dikenang dan menginspirasi banyak orang untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Di balik setir mobil angkutannya, ia telah mengajarkan kita arti sejati dari berbagi dan peduli.

Dedi Wahyudin sendiri, meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman brutal oleh seorang penumpang yang sebelumnya ia tolong.