TOKYO, TELISIK.ID – Gracia Muton adalah muslimah asal Belitung yang memutuskan mualaf di Jepang. Setelah mualaf ia mengganti nama menjadi Ashalina Safa Malaika. Ia berasal dari China dan memiliki keluarga yang mayoritas Konghucu, sedangkan ia bersama 2 saudaranya beragama Kristen Protestan.
Ashalina tinggal bersama saudara dan orang tuanya ketika sekolah di Belitung. Namun ketika selesai tingkat sekolah, ia memutuskan untuk melanjutkan kuliah di Negeri Sakura, Jepang.
Sejak TK hingga SMP, ia bersekolah di sekolah negeri dengan mayoritas siswa beragama Islam. Karena mayoritas muslim, ia pun sering melihat teman-temannya salat, mengaji, dan ikut mendengarkan ceramah. Disitulah awal dia tertarik dengan agama Islam.
“Saya juga sering mendengarkan ceramah dan ikut berpuasa tiap Ramadan. Saya tertarik dengan Islam sejak SMP tetapi belum berani mencari tahu karena orang tuanya sering bilang ’kita Chinese dan tidak ada Chinese yang masuk Islam,” ucapnya, dikutip dari GoRiau.com.
Seiring berjalannya waktu, Ashalina mendapat hidayah, berawal dari kehidupannya di Negeri Sakura, Jepang.
