PEKANBARU, TELISIK.ID - Pasangan suami istri (Pasutri) Nurhiyas (58) dan Buhotim (70), kini hanya termenung setelah mendegar pembatalan haji tahun ini.

Apa lagi mereka telah lama menantikan momen tersebut hingga susah payah mencicil biaya haji dari hasil berkebun.

Nurhiyas dan suaminya Buhotim sebenarnya akan berangkat tahun 2020 lalu. Tetapi dibatalkan akibat adanya  pandemi COVID-19.

Pasutri yang berasal dari Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau itu mengaku sudah bersiap untuk berangkat haji. Segala sesuatu pun sudah dipersiapkan.

Tetapi ketika sang istri Nurhiyas sedang menonton telivisi di ruang tamu pada Rabu (2/6/2021) lalu, tiba-tiba ia melihat berita pemberangkatan haji 2021 dibatalkan.