Suami Nurhiyas, Buhotim mengaku menyicil biaya buat naik haji di salah satu bank syariah.

Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Dirikan Rumah Quran Gratis, Ini Target Binaannya

Mereka mendaftar haji sejak tahun 2011 silam. Uang buat biaya haji dikumpulkan dari hasil kebun sawit maupun sayuran.

"Biayanya kami cicil dengan susah payah. Uangnya dari hasil panen sawit, jualan ubi, pisang, dan sayur juga ada. Lebih kurang lima tahun, alhamdulillah tahun 2020 bisa kami lunasi. Sudah siap mau berangkat haji, tapi batal gara-gara corona itu," kata Buhotim.

Kendati demikian, sebagai seorang muslim, ia mengaku tak menaruh rasa kecewa. Karena Buhotim percaya kalau sudah rezeki akan berangkat ke tanah suci Mekkah nantinya.