"Sehari kadang dapat Rp 50 ribu. Kalau lagi banyak bisa sampai Rp 100 ribu nak," tambahnya.

Bona mengaku tidak mendapat bantuan apapun dari pemerintah. Ia berharap mendapatkan bantuan pemerintah untuk bertahan hidup dan menyekolahkan anak-anaknya.

"Ndak dapat saya bantuan uang dari pemerintah kelurahan dan kecamatan. Cuma 2 bulan kemarin dikasi bantuan sembako, beras dan telur saja," ungkapnya.

Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan, Pemkot Kendari Gagas Layanan Three in One

Hal serupa dialami oleh Kurmang (39), yang juga bekerja sebagai pemulung. Ia tinggal bersama 2 orang anak dan istrinya di Kelurahan Alebo, Kecamatan Konda, Konawe Selatan.