KENDARI, TELISIK.ID - Sitti Maimunah, begitu ia mengganti namanya pasca bersyahadat di salah satu Masjid di Kota Makassar pada 34 tahun lalu.
Saat itu, ia adalah seorang gadis berumur 20 tahun dan merupakan satu-satunya anak perempuan di keluarganya. Tentu, menjadi satu-satunya adalah hal yang istimewa.
Mereka beragama Nasrani, belum ada sejarah dalam keluarganya yang beralih ke agam lain. Sitti dididik menjadi seorang perempuan yang taat beribadah dan aktif dalam kegiatan keagamaan oleh orang tuanya.
"Foto saya sudah muncul di cover majalah keagamaan. Semua pertandingan saya ikuti, mulai dari tanding baca kitab, olahraga, menyanyi, pasti menang," jelas Sitti saat ditemui di kediamannya di Ranomeeto, Selasa (12/10/2021).
Sampai pada akhirnya, ia dilamar oleh seorang lelaki muslim. Kejadian ini sontak membuat kaget seluruh keluarganya, terutama kedua orang tuanya.
