Disampaikan itu, rasa lelah Halias tak pernah ia tampakkan dihadapan anak-anaknya. Ia selalu menampakkan senyum agar anak-anaknya tidak ikut merasa sedih melihat apa yang dihadapi sang ibu.
Dibalik kesabaran menemani sang ibu berjuang dan keinginan belajar yang kuat, sang anak membawa buku-buku dan pulpen untuk belajar.
Sembari menanti pembeli, terlihat sesekali Halias menata pisang-pisang jualannya, juga mengajar anaknya menulis dan menggambar.
Baca Juga: Kisah Nandar, Banting Tulang Jadi Kuli hingga Jual Siomay Demi Nafkahi Keluarga
Salah seorang pembeli, Sinta mengatakan, kegigihan dan ketangguhan seorang ibu dalam menghadapi situasi sulit meski harus berjualan di pinggir jalan perlu menjadi inspirasi.
