Ayahnya tenang, bahkan sudah menduga karena lingkungan Canyon. Pendidikan orang tuanya yang open-minded membuat mereka menerima dengan baik.
Bahkan, dalam kunjungan keluarga baru-baru ini, ibunya mengganti musik pagi dengan nasyid Islam sebagai bentuk hormat, dan mereka menghentikan acara TV yang membuat Canyon tidak nyaman karena melanggar prinsip agamanya, dilansir dari mugtama.com, Rabu (25/2/2026).
Kini, sebagai Muslim kulit putih di Amerika, Canyon tidak mengalami prasangka secara langsung, teman-temannya yang 98% non-Muslim menerimanya. Ia aktif berdakwah melalui kebaikan pribadi, agar orang mengaitkan sifat positif dengan Islam.
Baca Juga: Artis Muda Michelle Laurenz Temukan Hidayah Islam Setelah Masa Keraguan Agama
Canyon percaya pertumbuhan Islam karena sifatnya yang welcoming, sederhana, dan contoh baik dari pemeluknya. Pesannya untuk Barat: Bentuk opini berdasarkan pengalaman pribadi, bukan narasi orang lain; kunjungi negara Muslim atau bertemu umatnya sebelum menilai.
