Akar perlawanan Buton terhadap VOC ini berawal sejak tahun 1667. Kala itu, terjadi perjanjian antara Kesultanan Buton dan VOC.

Perjanjian tersebut muncul karena peristiwa peperangan antara Kesultanan Buton dan Gowa.

Akhir tahun 1666, Buton terdesak oleh serangan hebat dari pasukan Gowa. Momen inilah yang kemudian mengundang keterlibatan VOC yang mengirimkan pasukan bantuan di bawah pimpinan Speelman.

Pada 21 Desember 1666, pasukan diberangkatkan dari Batavia ke Sulawesi Tenggara untuk membantu Kesultanan Buton. Setelah pertempuran panjang, Gowa berhasil dikalahkan.

Keberhasilan VOC ini memunculkan adanya perjanjian antara Kesultanan Buton dan VOC.