Saat peristiwa 11 September 2001 mengguncang Amerika, Harun yang berada jauh di Arab Saudi menerima kabar buruk. Keluarganya menelepon dengan panik, memberitahu bahwa FBI sedang mencari-cari dirinya.
Harun terkejut saat mengetahui bahwa dirinya dicurigai sebagai pelaku serangan 11 September. Ia dengan tegas membantah tuduhan tersebut, menegaskan bahwa menjadi seorang Muslim tidak sama dengan menjadi seorang teroris.
"Satu yang ingin saya pastikan bahwa tidak mungkin saya merugikan keluarga saya. Peristiwa 11 September itu bukan perbuatan orang Islam," ujarnya. (C)
Penulis: Merdiyanto
Editor: Mustaqim
