JAKARTA, TELISIK.ID - Sebuah kisah hidayah yang menyentuh hati datang dari seorang wanita muda bernama Angelina. Sejak usia Sekolah Dasar (SD), Angelina mengaku telah merasakan ketertarikan yang kuat terhadap ajaran Islam, khususnya dalam hal berhijab, melaksanakan salat, hingga membaca Al-Qur'an.

Angelina merupakan perempuan berdarah Tionghoa yang berasal dari keluarga non muslim yang taat kepada agamanya dahulu.

Sejak Angel duduk di kelas 5 SD, keretakan rumah tangga kedua orang tuanya menyebabkan ia dan ibunya pindah dari Pontianak ke Sindang.

"Setelah pindah banyak sekali kejadian, ayah juga hancur pergaulannya. Pelampiasannya ke aku sama mama. Sampai pendengaran aku di bagian syaraf putus, kalau ngomong sama orang nggak dengar. Berkat alat bantuan ini jadi bisa respon," jelasnya.

Mengalami kekerasan fisik dari ayahnya, termasuk dipukul dengan ikat pinggang hingga menyebabkan gangguan pendengaran yang memerlukan alat bantu, Angel mengaku tetap menyayangi dan merindukan sosok ayahnya.