"Itu Maulid Nabi yang ke-8. Di sana saya Syahadat di Gubah Alhaddad Tanjung Priok sama Habib Ali dan Habib Assegaf. Jadi Maulid Nabi yang ke-8 selama 8 tahun, baru saya sendiri yang Syahadat di Gubah Al Haddad Tanjung Priok. Disaksikannya ratusan ribu orang," ungkapnya.
Ujian pertama Nurhadi sebagai seorang Muslim terbilang berat. Istri pertamanya meninggalkannya karena tidak menerima keputusannya untuk memeluk Islam seperti dilansir dari Viva.co.id.
Tak hanya bercerai, Nurhadi juga dilarang bertemu dengan kedua anaknya. Bahkan, mantan istrinya mengatakan kepada orang-orang bahwa Nurhadi telah meninggal dunia.
"Pas ditanya bapak RW, bapaknya ke mana? Katanya bapaknya udah meninggal. Kalau anak saya dengar, saya sayang sama mereka. Mudah-mudahan suatu saat nanti saya bisa ketemu dengan mereka atau ada akses untuk memperbolehkan saya ketemu mereka," harap dia.
Baca Juga: Kisah Mualaf Amira, Gadis Keturunan China yang Menemukan Cahaya Iman
