"Udah mau 2 tahun belum ketemu anak. Mungkin karena mereka gak terima saya masuk Muslim, makanya mereka tutup akses saya sama sekali, terus bapaknya dibilang mati," sambung dia.

Nurhadi tidak hanya menghadapi ujian perceraian dan kehilangan hak asuh anak. Keluarganya pun hingga saat ini masih belum bisa menerima keputusannya untuk memeluk agama Islam.

"Respons keluarga Alhamdulillah ibarat perang Bharatayudha. Dibuang sama keluarga, disumpahin sama keluarga, disuruh makan rumput, sumpah serapahlah," pungkasnya.

"Saya bilang masuk Muslim, sumpah serapah, tidak ridho dunia akhirat, banyaklah. Saya diam, saya terima saja semoga keluarga saya, siapapun itu, semoga Allah kasih hidayah. Mereka diselamatkan di dunia dan akhirat," kata Nurhadi. (C)

Penulis: Merdiyanto