Seiring berjalannya waktu, rasa penasaran Ulya terhadap Islam semakin besar. Ia pun aktif bertanya kepada teman-temannya tentang ajaran Islam. Setelah mendalami Islam, Ulya merasa bahwa ajaran Islam sangat masuk akal dan sesuai dengan nilai-nilai yang ia yakini.

Baca Juga: Kisah Mualaf Menachem Ali, Pakar Filologi Pernah Debat KH Abdullah Wasian

Merasa sejalan dengan nilai-nilai Islam, Ulya memutuskan untuk mendalami agama ini dengan mengikuti kegiatan keagamaan seperti ngaji dan belajar salat.

“Terus aku tanya sedikit-sedikit sama temanku tentang Islam. Akhirnya aku tau konsep tentang Jesus dan Nabi Muhammad, dan aku pikir itu (konsep islam) logic, prinsipnya juga. Dan karena prinsipnya dekat sama aku, jadi aku belajar ngaji, salat,” kata Ulya, dilansir dari suara.com, jaringan telisik.id, Sabtu (28/9/2024).

Merasa telah menemukan kebenaran, Ulya akhirnya memutuskan untuk mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan teman-temannya yang selama ini telah banyak membantunya.