TORONTO, TELISIK.ID – Konflik dan pengeboman yang dilakukan Israel terhadap bangsa Palestina membuka mata dunia terhadap Islam. Seperi kisah salah seorang perempuan Yahudi yang terketuk hatinya untuk menerima Islam.
Dilansir dari Viva.co.id, seorang wanita mualaf yang enggan menyebutkan identitasnya, kini menikah dengan pria asal Palestina. Dulunya, dia mengaku penganut agama Yahudi Hasidic keturunan Jerman-Israel.
Muslimah yang memilih menutup auratnya dan bercadar ini lahir dan tumbuh besar di Kanada. Seperti komunitas Yahudi Hasidic umumnya, ia kerap mengasingkan diri dari kelompok non-Yahudi.
"Saya pergi ke sekolah Yahudi sepanjang hidup saya sampai sekolah menengah atas. Jadi saat itu saya menjadi super Yahudi. Saya dulu juga adalah seorang zionis yang gigih," kata dia, dikutip dari tayangan YouTube Ayatuna Ambassador
Kondisi ini membuatnya menjadi seorang zionis yang gigih. Hingga menganggap Israel adalah identitas kebangsaannya, walaupun selama ini tinggal di Kanada.
