Ketika sedang menunggu pengumuman, Nur Anugerah mendengar kabar jika salah seorang temannya sedang mengikuti interview di Jakarta untuk bekerja di Arab Saudi sebagai seorang perawat.
Bermodal nekat dan uang pinjaman 500 ribu rupiah dari salah seorang temannya, ia berangkat ke Jakarta untuk mengikuti interview tersebut. Alhasil, Nur Anugerah Ali diterima bekerja di salah satu rumah sakit di Arab Saudi.
“Bukan Nur Anugerah kalau usahanya setengah-setengah. Ia tipe pekerja keras banget. Orangnya pantang menyerah dan selalu ingin menunjukkan ke semua orang bahwa Ia pasti bisa mewujudkan apa yang diragukan oleh orang lain akan kemampuannya,” ujar sahabatnya, Hikmah, Senin (30/8/2021).
Maka betapa bersyukurnya Nur Anugerah ketika berhasil diterima bekerja di Arab Saudi. Namun kesenangannya buyar sesaat ketika ia tahu salah satu syarat keberangkatan adalah ia harus terlebih dahulu membayar uang senilai Rp 10 juta ke agensi tempat ia mendaftarkan diri. Sementara pada waktu yang bersamaan Ia tak memiliki uang sepeserpun di sakunya.
Menepis rasa malu, Nur Anugerah mencoba menceritakan apa yang tengah dialami ke saudara-saudara kandungnya. Dan orang pertama yang menolak keberangkatan Nur Anugerah ke Arab Saudi adalah kakak sulungnya.
