Lalu kemudian, dia naik haji lagi pada tahun 1996. Biayanya Rp 8 juta. Dengan ONH (ongkos naik haji) biasa. Kali ini, uangnya dari hasil tabungan sebagai tukang pijat.
Selanjutnya, dia naik haji yang ketiga pada tahun 2016. Kali ini dengan ONH Plus. Biayanya Rp 150 juta. Berasal dari seorang pasiennya yang sakit stroke ringan dan sembuh setelah sebulan dipijatnya. Seminggu dua kali.
Cerita awalnya, dia ditawari hadiah mobil tapi enggan diterimanya.
"Bapak sudah sembuh dan bisa kembali bekerja ke kantor lagi, saya sudah ikut senang." katanya.
Karena menolak hadiah mobil, lalu pasien itu menggantinya dengan ONH Plus. Semua dibayar lunas. Maka berangkatlah Pak Bin untuk ketiga kalinya. Naik haji ke tanah suci Mekah.
