Selama 50 tahun menjalani pekerjaannya, Pak Bin mengaku tidak pernah sakit. Paling flu dan batuk pilek ringan. Tapi, setelah keluar berjalan untuk memijat orang, dia bilang akan berangsur kembali sehat.

Dia mengaku meniatkan sedekah dan ikhlas dalam bekerja. Melihat orang yang dipijatnya bisa kembali sehat, segar, dan bekerja lagi adalah rasa syukurnya. Sebab bisa menolong sesama.

Karena itu, dia ikhlas sukarela dibayar berapa pun. Bahkan pernah tak dibayar. Dia tidak marah. Karena yang ditolongnya orang yang habis kecelakaan. Kakinya keseleo. Orang tak mampu. Anaknya banyak, tinggal di kosan sempit.

Dia tak tega menerima 20 ribu rupiah pemberian tuan rumah setelah dipijat dan bisa kembali berjalan. Di hari itu juga, setelah memijat seseorang yang lain, dia dibayar uang Rp 1 juta.

Tuhan membalas dengan tunai di dunia untuk amal baiknya.