Baca juga: Ini Jadwal KM Dorolonda di Bulan November 2020
Meski peminatnya sedikit, namun tetap ada saja satu dua orang yang datang mencari kaset CD/DVD di tokonya.
"Biasa yang dicari itu kaset lagu lokal, terus film juga banyak dicari. Pembelinya dari muda, tua, sampai anak kecil, tapi itu pun jarang-jarang," ungkap Sabri.
Dalam sehari, terkadang tak ada pembeli sama sekali. Dengan harga per kasetnya mulai Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu, bisa dibayangkan berapa penghasilan Sabri kalau kasetnya hanya laku satu atau dua keping.
Sabri mengakui, ia adalah satu-satunya pedagang kaset yang masih bertahan. Banyak pedagang kaset CD/DVD yang gulung tikar akibat kurangnya pembeli. (B)
