KENDARI, TELISIK.ID - Di antara riuh kendaraan dan padatnya aktivitas masyarakat Kota Kendari, seorang pemuda terlihat menepi dengan motornya yang usang. Ia bukan pengusaha muda atau pegawai kantoran berjas rapi.
Namanya Rian (bukan nama sebenarnya), pemuda berusia 27 tahun asal Kabupaten Muna, yang kini berjuang untuk bisa sukses di Kota Kendari. Ia merupakan sarjana yang membiayai kuliahnya tanpa bantuan dari orang tua.
Perjuangan Rian bermula sejak kedua orang tuanya berpisah. Ia memilih tinggal bersama sang ibu di kampung sambil bertani.
Baca Juga: Derita Warga Tunggala Kendari, Langganan Banjir Lumpur Tanpa Perhatian Serius Pemerintah
Rian mengatakan, meskipun ia sempat menganggur setelah lulus sekolah menengah atas (SMA), namun selang beberapa tahun ia memutuskan melanjutkan pendidikan di Kendari membawa semangat dan tekad, bukan uang atau dukungan finansial.
