Baca Juga: Suara Emas Penyandang Tuna Netra
Bagi As, kesehatan adalah yang terpenting. Ia tak boleh sakit. Karena kalau sakit, bisa-bisa ia dan keluarganya tak bisa makan.
Harapannya sebagai pedagang buroncong keliling sangat sederhana, sesederhana hidupnya yang tak pernah neko-neko.
"Saya cuma minta sama Allah supaya dikasih sehat terus. Supaya bisa berjualan. Anak istri bisa makan, anak-anak bisa sekolah dan ke depan bisa menggantikan peran saya sebagai pencari nafkah keluarga," tandasnya. (A)
Penulis: Wa Ode Sunaimi Rahman
