Ia mengungkapkan, selama merintis usaha, dalam memutar modalnya yaitu dengan membayar setengah dari harga penuh apabila harga barang yang diambilnya mencapai Rp 20 juta.
Baca Juga: Emak-Emak di Sumut Bentangkan Spanduk Bergambar Wajah Yaqut, Tubuh Binatang
"Saya ambil barang kalau sampai Rp 20 juta maka bayar setengah dulu, tetapi kalau barangnya hanya seharga Rp 10 juta saya langsung bayar satu kali," ungkapnya.
Dengan begini, yang awalnya hanya beberapa sembako yang ia jual, kini terlihat ada berbagai macam barang yang ada dalam grosirnya untuk siap diperjual belikan.
Dalam merintis usahanya, Ibu Mariana juga mengungkapkan, banyak penjual eceran yang mengutang dulu ketika mengambil barang atau sembako pada dirinya, tetapi harga sembako tersebut ada sebagian yang dibayar dan ada pula tidak dibayar sampai saat ini.
