“Supaya beban saya hilang, saya biasanya bekerja di sawah orang dengan upah Rp 70 ribu per hari. Itu pun jarang sebulan paling lima kali harian. Uang tersebut hanya untuk kebutuhan Nova,” kata Stanis.

Baca Juga: Anak Ini Terpaksa Jual Kerang Kalandue karena Putus Sekolah

Stanis mengatakan, ia hanya punya sebidang sawah berukuran 200 M2. Namun semenjak anaknya mengidap hidrosefalus, ia memilih melepas sawahnya, selain karena kekurangan biaya dan focus merawat Nova.

“Sakit yang diidap anak saya membuat keluarga saya juga turut sakit bahkan ekonomi keluarga saya lumpuh,” sambungnya.

Stanis sangat membutuhkan bantuan termasuk kepada pemerintah desa setempat.