Nenek Ika yang bertempat tinggal tak jauh dari pasar tersebut mengaku, menjual mulai pagi hingga sore hari, kemudian tambahnya, harga yang dipatok terhadap beras dagangannya Rp 15 perkilonya.

Baca juga: Cerita Kakek Penjual Jambu Mete di Trotoar Jalan Kampus UHO

"Iya. Terkadang menjual sampai malam juga, tapi sunyi sekali pembeli terkadang satu hari yang laku cuman Rp 15 ribu perkilonya," ucapnya.

Tak hanya sampai di situ, Nenek itu juga mengungkapkan, terkadang lima hari beruntun tak laku sama sekali.

Oleh sebabnya, Nenek Ika yang saat itu sangat minim akan pembeli berharap agar Pemerintah Kota Kendari secepatnya mengatasi masalah ini.