JAKARTA, TELISIK.ID - Shinta Amalina Hazrati Havidz atau lebih dikenal dengan panggilan akrab Mbak Ita adalah perempuan mungil dari Tanah Pilih Pesako Betuah Jambi yang menjadi perempuan Indonesia termuda peraih gelar doktor di perguruan tinggi Tiongkok.
Ia lahir dari sepasang suami istri yang sangat mencintai pendidikan. Ayahnya bernama Prof. Ir. HM. Havidz Aima, M.Sc, Ph.D. CFRM dan Ibunya bernama R. Ngt. Hernawati W Retno Wiratih, S.Pd, M.Sc.
Perempuan yang memiliki hobi sekolah ini sejak kecil sudah hidup berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain, bahkan dari satu negara ke negara lain. Ia menghabiskan 3 tahun masa kecilnya di Filiphina karena mengikuti papi dan maminya yang sedang melanjutkan studi di salah satu kampus di Filiphina.
Anak kedua dari 3 bersaudara ini bahkan baru belajar bahasa Indonesia ketika duduk di Sekolah Dasar. Sebelumnya ia lebih sering menggunakan bahasa Inggris dibandingkan bahasa Indonesia. Masa kecilnya dipenuhi dengan kegiatan demi kegiatan.
“Sejak awal masuk sekolah dasar, aku sudah diikutkan les sana sini oleh mamiku. Mulai dari les privat bahasa Inggris, latihan seni bela diri shorinji kempo, ngaji, dan les-les tambahan di sekolahku," ujar Shinta pada Selasa (10/08/2021).
