Dalam perjalanan melanjutkan studi master dan doktornya di Wuhan, China, Ia tidak hanya belajar di kampus saja. Tetapi juga bisa merasakan dinginnya winter saat mendaki Great Wall China, Ikut menyaksikan festival musim dingin di Harbin, merayakan Lunar New Year di Jeju, Seoul, mengunjungi pegunungan Avatar di Zhangjiajie dan memenuhi panggilan Allah ke Mekkah di usianya yang masih sangat muda.
Kini Shinta Amalina Hazrati Havidz, SE, MBA. Ph.D sudah menjadi dosen struktural di Universitas Bina Nusantara, Jakarta, untuk program studi keuangan. Kisah hidupnya diabadikan dalam sebuah biografi berjudul “Sekolah Itu Hobi”.
“Benar kata mami. Dengan iming-iming traveling bisa mengembalikan semangat belajar. Dimanapun kita berada, kita harus selalu punya dan berani untuk bermimpi dan mewujudkan mimpi tersebut,” kata Shinta.
“You should know the feeling of when a dreams is no longer a dream,” tutupnya. (B)
Reporter: Nina Nurrahmah
