Tetapi menurutnya, peluk malam tidak membuatnya takut dan gentar untuk tetap bekerja mengais sampah.
Selain itu, kata dia, pendapatan dari mengais sampah tidak berkepastian. Tetapi walau seperti itu, ia tetap bersyukur.
"Kadang-kadang dapat, biasanya tidak juga. Kadang-kadang kita tidak tau kapan kita jual," jelas RN.
Untuk diketahui, selain memulung, ia dan keluarga juga terkadang berdagang sayur-sayuran.
"Bukan cuma ini kita kerja, biasa kita menjual juga, jual jagung, jual sayur," pungkasnya. (C)
