"Saya terkesan oleh cara Islam membentuk setiap aspek kehidupan, dari hal-hal kecil seperti berpakaian hingga tindakan ibadah seperti shalat." Ujar Steven, seperti dilansir dari Republika.co.id.
Jika sebelumnya Kekristenan terasa terlalu berlapis dalam berhubungan dengan Tuhan, Islam menawarkan pendekatan yang lebih langsung dan menyeluruh. Krauss merasa Islam memberikan panduan hidup yang berasal langsung dari Sang Pencipta.
"Yang memberikan panduan nyata tentang bagaimana hidup dengan cara yang benar dan sehat," ucap dia.
Perjalanan spiritual Steven terus berlanjut dengan mendalami ajaran Islam. Ia melakukan pemeriksaan diri yang mendalam, mempertanyakan nilai-nilai materialistik budaya Amerika.
Pada akhirnya, pada 30 Juli 1999, ia memutuskan untuk mengucapkan dua kalimat syahadat, menandai keputusannya untuk memeluk Islam.
