KENDARI, TELISIK.ID - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, terdapat profesi tukang kunci masih bertahan dan tetap dibutuhkan masyarakat. Berbagai jenis kunci bisa dibuat, baik untuk rumah, motor hingga mobil.

Salah satunya adalah Andri, tukang duplikat kunci yang membuka usaha di kawasan Pasar Anduonohu, Kota Kendari. Ia sudah menjalani usaha itu dari tahun 2000 sampai sekarang

Sejak pertama kali membuka jasa tukang kunci, hingga sekarang, Andri masih menduplikasi kunci tanpa menggunakan mesin, alias masih menggunakan cara manual. Untuk menduplikasi kunci, Hamid membutuhkan waktu sekitar 5 menit, sedangkan untuk membuat kunci yang hilang, Hamid membutuhkan waktu sekitar 1 jam.

"Kalau hilang nanti dibongkar, lihat dalam kuncinya dulu, paling sekitar 1 jam, tapi untuk harganya tergantung jenis kuncinya," ujar Andri, Rabu (15/10/2025).

Ia juga mengatakan, pada di tahun 2000 silam penghasilan yang ia dapatkan lumayan banyak dalam sehari.