Iya. Itulah Wahyu, dulu. Ia pernah bekerja sebagai tukang las. Begitulah hidup.

Setiap orang tak pernah diberikan pilihan untuk terlahir dari orang tua dari bangsa apa, pekerjaannya apa, kondisi keuangannya bagaimana. Namun, itu hanyalah warnanya dunia.

Informasi penerimaan terpadu Bintara dan tamtama yang ditempel di papan informasi Polres, menggerakkan hatinya untuk mendaftar. Setelah itu hanya berbekal kegigihan.

Sejak saat itu, ia bertekad untuk melatih fisik secara serius. Ia juga latihan akademik secara mandiri. Caranya adalah belajar dari internet.

"Saya melatih diri sendiri. Pada saat tes jasmani, saya lari sendiri, saat tes akademik saya belajar melalui internet dan bertanya sama kakak, teman, dan orang-orang terdekat," ujarnya.